Cara Membuat CDN dengan Subdomain

 Tutorial wordpress

cara membuat cdn subdomainCara membuat CDN dengan subdomain merupakan salah satu cara yang digunakan untuk mempercepat loading blog. Dengan CDN maka akan mengurangi jumlah penggunaan file yang cukup banyak dalam satu host/domain.

Berdasarkan pengertiannya Content Delivery Network atau biasa dikenal dengan CDN adalah sebuah sistem kumpulan server yang berisi salinan data yang ditempatkan pada berbagai server dalam suatu jaringan dengan tujuan untuk memaksimalkan kapasitas bandwidth untuk meningkatkan kecepatan akses data dari klien ke suatu server.

CDN biasanya digunakan untuk menempatkan file-file yang bersifat static seperti gambar, css, javascript, media files dll, karena jika keseluruhan file tersebut hanya ditempatkan dalam satu host/domain maka akan memperlambat kecepatan loading blog atau website. Biasanya sebuah browser hanya akan mengakses 3 hingga 5 buah gambar atau file yang sejenis dalam waktu yang bersamaan  dari alamat domain/host yang sama, oleh karena itu sebagian dari file-file tersebut harus diakses melalui host/domain yang berbeda guna untuk mempercepat loading blog.

Cara membuat CDN dengan subdomain

Jika untuk mendapatkan sebuah host/domain harus berbayar maka solusinya adalah dengan membuat CDN menggunakan subdomain dari domain utama, berikut penjelasannya.

  1. Buka cPanel Hosting anda.
  2. Pada menu domains pilih subdomains
    cara membuat subdomain
  3. Kemudian buat satu subdomain dengan nama sesuai yang anda inginkan. Contoh subdomain yang saya gunakan di blog ini menggunakan nama cdn.kaplik.com.
    cdn subdomain
  4. Kini anda telah memiliki subdomain baru dengan Tipe A Record. Untuk membuat subdomain tersebut menjadi CDN anda harus mengubahnya menjadi Tipe CNAME Record. Caranya masuk ke menu Advanced DNS Zone Editor, kemudian pilih nama subdomain yang telah dibuat. Isi TTL menjadi 14400 dan ubah type menjadi CNAME kemudian klik Edit Record.
    edit cdn cname record
  5. Setelah itu buka directory domain utama dan copy folder wp-content beserta isinya (kecuali folder plugin) ke folder subdomain yang telah dibuat sebelumnya. Contoh nama subdomain cdn, maka struktur pathnya biasanya seperti ini : /public_html/cdn. Selain itu copy juga folder wp-includes beserta isinya ke folder subdomain tersebut.
  6. Kemudian untuk mencoba apakah subdomaian berungsi dengan baik dapat dilakukan dengan cara yaitu pada halaman postingan anda ubah url salah satu gambar yang ditempatkan di domain utama dengan url subdomain yang telah dibuat. Contoh, jika url gambar sebelumnya http://domainanda.com/wp-content/uploads/2012/08/gambar.png diganti menjadi http://cdn.domainanda.com/wp-content/uploads/2012/08/gambar.png dan lihat hasilnya. Jika berhasil maka ubah seluruh url gambar yang ada dipostingan mengarah ke CDN yang telah dibuat.
  7. Selanjutnya anda juga harus mengubah url CSS mengarah ke url CDN subdomain. Caranya dengan membuaka file header.php ubah url CSS seperti contoh berikut.
    <style type="text/css" media="screen">@import url( <?php bloginfo('stylesheet_url'); ?> );</style>
    ubah jadi <link rel="stylesheet" href="http://cdn.kaplik.com/wp-content/themes/namatheme/style.css" type="text/css" media="screen" />
    
    <link rel="stylesheet" href="<?php bloginfo('stylesheet_directory'); ?>/style.css" type="text/css" media="screen" />
    ubah jadi <link rel="stylesheet" href="http://cdn.kaplik.com/wp-content/themes/namatheme/style.css" type="text/css" media="screen" />

    Setelah itu ubah juga seluruh url gambar yang digunakan pada CSS theme mengerah ke url CDN subdomain. Contohnya seperti ini.

    background : url(images/gambar.png)
    ubah jadi background : url(http://cdn.kaplik.com/wp-content/themes/namathemes/images/gambar.png)
  8. Selanjutnya anda juga harus mengubah url javascript mengarah ke url CDN subdomain. Caranya dengan membuaka file header.php ubah url javascript seperti contoh berikut.
    <script type="text/javascript" src="<?php bloginfo('template_url'); ?>/js/base.js"></script>
    ubah jadi <script type="text/javascript" src="http://cdn.kaplik.com/wp-content/themes/namatheme/filejavascript.js"></script>
  9. Agar subdomain anda tidak dapat diakses oleh orang lain maka di folder subdomain tersebut buat file dengan nama index.php (isinya kosongkan saja). Setelah itu buat juga file .htacces isinya sebagai berikut:
    #RewriteCond %{HTTP_HOST} ^cdn.kaplik.com$ [OR]
    # cookieless domain for images and stuff
    RewriteBase /
    RewriteCond %{HTTP_HOST} ^cdn\.kaplik\.com [NC]
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
    RewriteRule ^(.*)$ http://kaplik.com/$1 [R=301,L]
    
    <IfModule mod_headers.c>
    <FilesMatch "\\.(js|css|jpg|png|jpeg|gif)$">
    RequestHeader unset Cookie
    Header unset Set-Cookie
    Header unset ETag
    FileETag None
    </FilesMatch>
    </IfModule>
    # disable directory browsing
    Options All -Indexes

Catatan,
Jika ingin mengupload gambar simpanlah gambar di folder cdn subdomain, dan jika ingin merubah CSS maka ubahlah CSS yg berada di folder cdn subdomain.

Sebenarnya Cara membuat CDN dengan subdomain juga dapat dilakukan menggunakan plugin WP Total cache, mungkin lain waktu akan saya bahas dalam optimasi kecepatan loading blog menggunakan plugin.

Author: 

Saya adalah pemilik Kaplik.Com, Tujuan saya menulis adalah untuk berbagi pengetahuan maupun pengalaman kepada semua pembaca. Buat yang ingin tanya-tanya bisa langsung Contact ke Google +1, atau bisa melalui facebook. Thanks...

6 Responses

Leave a Reply